Ia juga menambahkan bahwa kecerdasan buatan (AI) bukanlah ancaman, melainkan alat bantu.
“Bukan AI yang menggantikan manusia, tapi manusia yang tidak memanfaatkan AI akan tertinggal oleh mereka yang menggunakannya,” katanya.
Namun, pesan yang disampaikan Gibran tidak diterima dengan baik oleh sebagian besar penonton.
Video tersebut justru mendapat lebih banyak dislike daripada like. Di platform X (sebelumnya Twitter), sejumlah warganet mengaku bingung dengan isi video tersebut, salah satunya akun @nabiylarisfa yang menyatakan tidak mengerti arah pembicaraan Gibran soal bonus demografi.
Menurut pantauan Mainberita.id pada Kamis (24/4) pukul 09.26 WIB, video tersebut telah ditonton sebanyak 814.708 kali, dengan 14.652 like dan 101.646 dislike. (*)

