Setelah menamatkan pendidikan dasar, Gus Elham melanjutkan studi di Pondok Pesantren Lirboyo, salah satu pesantren terbesar di Kediri yang juga menjadi tempat ayah dan kakeknya menimba ilmu agama. Di sanalah ia memperdalam pengetahuan Islam dan mulai meniti jalan dakwah.
Sebagai pendakwah muda, Gus Elham rutin mengisi pengajian tatap muka setiap Kamis dan Sabtu malam di pesantrennya. Selain itu, ia aktif berdakwah melalui media sosial, agar pesan keislaman bisa menjangkau jamaah yang lebih luas.
Bentuk pengabdiannya juga terlihat dari pendirian Pondok Pesantren Al Ikhlas 2 di Desa Kaliboto, Tarokan, serta inisiatifnya mendirikan Majelis Taklim Ibadallah (MT Ibadallah) pada September 2023. Bagi Gus Elham, dakwah bukan hanya tentang ceramah, tapi juga mencakup pendampingan, pengajaran, dan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.
Permintaan Maaf Gus Elham
Setelah videonya menuai kecaman, Gus Elham akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui sebuah video. Ia mengakui tindakannya sebagai sebuah kesalahan pribadi dan berjanji untuk memperbaiki diri.
“Dengan penuh kerendahan hati, saya Muhammad Ilham Yahya secara pribadi memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat atas beredarnya video yang menimbulkan kegaduhan. Saya mengakui hal tersebut sebagai kekhilafan dan kesalahan saya pribadi. Saya berkomitmen untuk memperbaiki diri dan menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran berharga agar tidak mengulangi hal serupa di masa mendatang,” ujarnya.
Ia juga menegaskan tekadnya untuk menyampaikan dakwah dengan cara yang lebih bijak, beretika, dan sesuai dengan ajaran agama serta budaya bangsa. (***)

