Ada lima misi utama yang akan dijalankan, antara lain mewujudkan Blitar sebagai Kota Pancasilais yang religius dan nasionalis, menciptakan masyarakat yang sehat dan bahagia, serta membangun kota yang berkelanjutan dengan tata kelola pemerintahan berbasis teknologi.
Selain itu, ia juga berfokus pada pengembangan generasi emas melalui pendidikan karakter dan kesetaraan gender, serta menjadikan Blitar sebagai kota perdagangan, pariwisata, dan industri yang ramah lingkungan.
Mas Ibbin juga menyoroti pentingnya penanganan pengangguran sebagai prioritas utama dalam 100 hari kerja pertamanya. Mengingat tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Blitar pada 2024 turun menjadi 5,11%, ia berencana mengimplementasikan program pelatihan gratis dan optimalisasi lapangan kerja untuk menurunkan angka pengangguran lebih lanjut. Dengan langkah ini, diharapkan lebih banyak warga Blitar dapat terserap di pasar kerja. (*)

