Perkuat Layanan Pertanahan Digital, Kantah Kota Kediri Luncurkan Aplikasi EMAS dan Bangun Sinergi Strategis Bersama Pemkot Kediri

Mainberita Kediri — Komitmen menghadirkan pelayanan pertanahan yang semakin modern, transparan, dan terintegrasi terus dilakukan Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Kediri. Langkah tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama bersama Pemerintah Kota Kediri sekaligus peluncuran inovasi digital terbaru, Aplikasi EMAS.

Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota Kediri, Asri Surjanti, QRMP, bersama Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Kediri.

Kolaborasi tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antarinstansi, khususnya dalam mendukung tata kelola pertanahan yang lebih efektif, akurat, dan berbasis teknologi di Kota Kediri.

Aplikasi EMAS merupakan inovasi yang dikembangkan sebagai sarana penguatan layanan dan pengawasan pertanahan melalui pemanfaatan teknologi berbasis spasial.

Baca Juga  Perkuat Kepastian Hukum Pertanahan, PN dan BPN Kota Kediri Teken Kerja Sama

EMAS sendiri merupakan singkatan dari Early Warning, Mapping, Advanced Report, dan Stakeholder Support yang menggambarkan empat fungsi utama dalam mendukung pelayanan pertanahan modern.

Melalui fitur Early Warning (Deteksi Dini), aplikasi ini mampu membantu mengidentifikasi potensi permasalahan pertanahan sejak awal melalui data berbasis spasial, sehingga dapat menjadi langkah preventif dalam meminimalisir potensi sengketa.

Sementara fitur Mapping (Pemetaan) menghadirkan pengelolaan data spasial dan tekstual berbasis web melalui sistem GIS Data Collector, sehingga informasi pertanahan dapat tersaji lebih akurat dan mudah dianalisis.

Pada aspek Advanced Report (Laporan Lanjutan), Aplikasi EMAS mampu menyajikan laporan analitik serta statistik kinerja yang mendukung proses pengambilan keputusan secara lebih cepat dan tepat.

Baca Juga  Viral Sebutan Aura Farming dari Bocah Pacu Jalur di Riau

Sedangkan melalui Stakeholder Support (Dukungan Pemangku Kepentingan), aplikasi ini menjadi jembatan integrasi data dan kolaborasi antar pihak terkait untuk menciptakan pelayanan yang lebih terbuka dan terintegrasi.

Peluncuran Aplikasi EMAS sekaligus menjadi bagian dari komitmen Kantah Kota Kediri dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat budaya kerja yang berintegritas.

Setelah berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), Kantah Kota Kediri terus melakukan berbagai inovasi dan pembenahan sebagai persiapan menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Melalui sinergi bersama Pemerintah Kota Kediri dan hadirnya Aplikasi EMAS, Kantah Kota Kediri berharap dapat menghadirkan kepastian hukum pertanahan yang semakin baik, mempercepat integrasi data, serta memberikan pelayanan yang bersih, transparan, dan akuntabel kepada masyarakat.

Baca Juga  Beginilah Seharusnya Pejabat Indonesia.

Kolaborasi ini menjadi wujud nyata bahwa transformasi digital bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang menghadirkan pelayanan publik yang semakin dekat, mudah, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Dengan integrasi data pertanahan dan kebijakan pemerintah daerah yang semakin selaras, Kota Kediri diharapkan mampu mewujudkan pembangunan yang lebih maju, tertib tata ruang, dan berkelanjutan.

- Advertisment -spot_img

Most Popular