Candi Dadi Naik Kelas Nasional: Buah Ketekunan Panjang Menjaga Warisan Leluhur Tulungagung

MAINBERITA – Upaya panjang menjaga warisan leluhur akhirnya berbuah manis. Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia secara resmi menetapkan 85 Cagar Budaya Peringkat Nasional baru dalam ajang Apresiasi Cagar Budaya Peringkat Nasional (ACBPN) 2025 yang digelar di Jakarta, Selasa (16/12/2025). Penetapan ini menjadi bentuk penghargaan tertinggi negara kepada 27 pemerintah provinsi yang dinilai konsisten dan serius merawat jejak sejarah bangsa.

Di antara puluhan situs bersejarah yang kini naik kelas secara nasional, nama Struktur Cagar Budaya Candi Dadi di Desa Wajak Kidul, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, tercatat sebagai salah satu penerima pengakuan prestisius tersebut. Sebuah pencapaian yang bukan datang dalam semalam, melainkan melalui proses panjang penuh ketekunan, kajian, dan dedikasi lintas generasi.

Baca Juga  Satpol PP Tulungagung Turun Langsung, Sosialisasikan Surat Edaran Bupati Tulungagung

Pengakuan nasional ini menegaskan bahwa Candi Dadi bukan sekadar tumpukan batu purba di punggung bukit. Ia adalah saksi peradaban, penanda identitas, dan bukti bahwa Tulungagung memiliki peran penting dalam mozaik sejarah Nusantara. Negara melihat nilai strategis Candi Dadi, baik dari sisi arkeologis, historis, maupun simbolik bagi penguatan jati diri bangsa.

Lebih dari sekadar penetapan administratif, capaian ini menjadi penghormatan atas kerja sunyi banyak pihak—mulai dari masyarakat desa, pegiat budaya, akademisi, hingga pemerintah daerah—yang selama ini setia menjaga, meneliti, dan memperjuangkan pelestarian Candi Dadi agar tetap berdiri di tengah arus zaman.

Pemerintah menegaskan bahwa cagar budaya tidak lagi dipandang semata sebagai peninggalan masa lalu, melainkan modal masa depan. Melalui pelestarian berkelanjutan, situs-situs bersejarah seperti Candi Dadi diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi lokal, membuka ruang bagi tumbuhnya sektor ekonomi kreatif, UMKM, pariwisata berbasis budaya, sekaligus pendidikan sejarah yang hidup dan membumi.

Baca Juga  Roof of Tulungagung Perkenalkan Medali Khusus Finisher, Hanya untuk yang Benar-Benar Tuntas

Bagi Tulungagung, pengakuan ini adalah tonggak kebanggaan. Bagi Candi Dadi, ini adalah pengakuan negara atas nilai luhur yang selama ini dijaga dalam diam. Dan bagi bangsa Indonesia, ini adalah pengingat bahwa merawat sejarah bukanlah nostalgia, melainkan investasi peradaban.

Candi Dadi kini tidak hanya milik Tulungagung, tetapi telah resmi menjadi bagian dari ingatan kolektif nasional—sebuah warisan yang dijaga hari ini, untuk diceritakan kepada generasi esok.

- Advertisment -spot_img

Most Popular