Mainberita Tulungagung – Hitung mundur menuju Gemah Coastal RUN 2026 resmi memasuki H-3. Atmosfer antusias mulai terasa dari para peserta yang bersiap menikmati pengalaman berlari berbeda di salah satu destinasi wisata paling ikonik di pesisir selatan Tulungagung.
Bukan sekadar ajang olahraga, Gemah Coastal Run 2026 hadir sebagai perpaduan antara sport tourism, healing, dan semangat kebersamaan. Peserta nantinya akan disuguhi pemandangan khas Pantai Gemah yang memanjakan mata sejak garis start dimulai.
Hamparan laut, deretan pohon cemara, semilir angin pantai, hingga suara debur ombak akan menjadi teman sepanjang lintasan. Momen inilah yang membuat Gemah Coastal Run bukan hanya soal kecepatan mencapai finish, tetapi tentang menikmati setiap langkah dengan suasana alam yang sulit ditemukan di event lari perkotaan.
Sensasi berlari di bibir pantai menjadi daya tarik utama. Ketika kaki mulai menapak lintasan dengan panorama laut terbuka di sisi kanan dan hijaunya pesisir di sisi kiri, peserta akan merasakan pengalaman yang lebih santai namun tetap memacu adrenalin.
Tak sedikit peserta mengaku sudah tak sabar menikmati momen sunrise di kawasan pesisir Gemah. Cahaya matahari pagi yang perlahan muncul dari ufuk timur diprediksi menjadi salah satu spot favorit untuk mengabadikan foto maupun video selama event berlangsung.
Selain lintasan yang eksotis, panitia juga menyiapkan suasana event yang meriah dengan dukungan komunitas, hiburan, masak besar, hingga area kuliner Angkringan iki yang siap menyambut peserta dan pengunjung.
Gemah Coastal Run 2026 sekaligus menjadi wajah baru promosi wisata Tulungagung melalui konsep sport tourism. Event ini diharapkan mampu memperkenalkan pesona Pantai Gemah kepada peserta dari berbagai daerah, sekaligus menggerakkan sektor ekonomi masyarakat sekitar.
Kini tinggal menghitung hari. Sepatu sudah disiapkan, racepack segera dibagikan, dan semangat peserta mulai memuncak.
Karena akhir pekan nanti, garis start bukan hanya tentang berlari. Tetapi tentang menikmati laut, angin pantai, dan cerita baru dari pesisir selatan Tulungagung.



