Puluhan Siswa Diajak Eduwisata Melihat Gunung Beras di Gudang Bulog Tulungagung

SEMANGAT: Siswa SMKN 1 Tulungagung melihat beras di gudang Bulog didampingi Kepala Perum Bulog Cabang Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan.

TULUNGAGUNG – Puluhan siswa-siswi dari SMKN 1 Tulungagung berkesempatan melihat langsung salah satu gudang beras milik Bulog yang berada di Desa Ngujang, Kecamatan Kedungwaru pada jumat (24/4) pagi.

Kepala PerumĀ  Bulog Cabang Tulungagung Yonas Haryadi Kurniawan puluhan siswa tersebut diperlihatkan bagaimana kondisi stok yang ada di gudang-gudang milik Bulog khususnya yang di Tulungagung.

“Sebanyak apa stoknya sebeberapa melimpahnya stok cadangan beras pemerintah ini yang ada di gudang Bulog. Sehingga mereka itu bisa tahu bahwa memang swasembada beras, swasembada pangan itu nyata,” kata Yonas.

Kunjungan itu juga dalam rangka Eduwisata ‘Bulog Dorong Literasi Pangan Melalui Kunjungan Edukatif Siswa’ termasuk tentang swasembada pangan.

Baca Juga  Trip Aman dan Nyaman, Berikut Tips Berkunjung dan Cara Menuju Pantai Ngalur

Yonas mengamini tidak sedikit masyarakat yang selama ini hanya melihat panenan petani di sawah.

Kemudian ada yang membeli, menyerap, hingga ke mana beras tersebut dijual selain ke pasar.

“Sekarang mereka bisa melihat sendiri bahwa yang dipanen pada saat petani itu, sawahnya dipanen. Diolah, berasnya itu lari ke mana selain ke pasar, itu larinya kita tumpuk sebagai stok rumah kita,” bebernya.

Siswa Kelas XI Agribisnis Tanaman Pangan Dan Holtikulturax SMKN 1 Tulungagung, Shilffa Anindya Helga mengaku senang bisa berkunjung ke Gudang Bulog Ngujang Tulungagung.

“Setelah kunjungan ini jadi lebih tahu sih keadaan dalamnya Bulog seperti ini,” ulas Shilffa Anindya Helga.

Selain mengetahui mekanisme penyerapan Bulog, ia juga mengetahui kualitas beras yang akan disalurkan ke masyarakat.

Baca Juga  Rekomendasi Tempat Camping dan Piknik Terbaik di Tulungagung, Cocok Buat Liburan Seru Bareng BESTie!

“Yang dipelajari tentang bagaimana caranya untuk memasukkan beras ke Bulog. Penyaluran kemana, dijual jadi lebih tahu Terus susunannya, terus kualitas-kualitasnya beras,” tutupnya.***

- Advertisment -spot_img

Most Popular