Redistribusi Tanah Baru 4 Persen, ATR/BPN Kebut Reforma Agraria untuk Petani Miskin

BLITAR – Redistribusi tanah dalam program reforma agraria terus didorong Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) guna meningkatkan ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Fokus utama diarahkan pada pembagian tanah bagi petani miskin.

Wakil Menteri ATR/BPN, Surya Tjandra, menyampaikan pelepasan lahan untuk petani masih jauh dari target Presiden Joko Widodo. Hingga saat ini, ATR/BPN baru memproses sekitar 4 persen dari total lahan yang masuk dalam program redistribusi tanah.

Redistribusi tanah ditujukan kepada petani miskin dan petani gurem agar memiliki modal untuk meningkatkan usaha dan kesejahteraan. Pelaksanaan program ini akan dikoordinasikan dengan kementerian dan lembaga lain, termasuk Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Baca Juga  Pelatihan SDM ATR/BPN Disusun, Sekjen Tekankan Peningkatan Kompetensi Pegawai Hadapi Tantangan Layanan

Perhatian khusus juga diberikan pada wilayah luar Jawa yang dinilai memiliki beban lebih berat. Sementara di Pulau Jawa, fokus diarahkan ke wilayah Jawa bagian selatan dalam pelaksanaan reforma agraria. (*)

- Advertisment -spot_img

Most Popular