Hobinya “Spam PAP” Pas Baru Kenal: Tanda Green Flag, Haus Validasi, atau Gejala NPD?

Mainberita – Pernah nggak sih kamu baru kenal cowok di media sosial atau Instagram, baru tukaran WhatsApp beberapa hari, tapi galeri HP kamu sudah penuh sama foto mukanya dia? Mulai dari foto mirror selfie di gym, foto kegaiatan, sampai video singkat “lagi di jalan”.

Fenomena cowok “Si Paling Inisiatif PAP” ini lagi ramai dibahas di kalangan Gen Z. Di satu sisi, rasanya seru karena dia transparan. Tapi di sisi lain, muncul pertanyaan besar: “Ini orang emang se-excited itu, atau ada indikasi kepribadian narsistik (NPD)?”

Menurut kacamata psikologi populer, serta jurnal psikologi Universitas Indonesia, jurnal ilmu komunikasi yang penulis baca mengenai tren hubungan masa kini, ada beberapa alasan di balik perilaku ini:

1. Bentuk Transparansi dan Membangun Kepercayaan

Bagi sebagian pria, mengirimkan foto kegiatan (PAP) adalah cara tercepat untuk membangun trust. Mereka ingin menunjukkan bahwa mereka “nyata” dan tidak sedang menyembunyikan sesuatu. Ini sering dianggap sebagai usaha untuk melewati fase small talk yang membosankan.

Baca Juga  Rekomendasi Pewangi Ruangan Aroma Teh: Segarkan Udara, Tenangkan Pikiran

2. High Confidence 

Nah, ini dia yang sering bikin salah fokus. Pria yang rajin ke gym dan punya tubuh atletis biasanya memiliki kepercayaan diri yang tinggi.

Mengirimkan foto otot atau post-workout glow adalah cara mereka memamerkan “aset” terbaiknya. Dalam pikiran mereka: “Gue udah kerja keras bentuk badan, masa nggak dipamerin ke gebetan?”

3. “Mirroring” dan Mencari Perhatian

Mereka ingin kamu melakukan hal yang sama. Dengan berinisiatif mengirim foto duluan, mereka berharap kamu juga merasa nyaman untuk mengirimkan foto kegiatanmu.

Ini adalah taktik untuk mempercepat kedekatan emosional (atau sekadar visual).

Ssyangnya, tidak sedikit netizen yang cepat melabeli perilaku ini sebagai NPD. Tapi tunggu dulu, jangan langsung ghosting! Kita perlu membedakan antara percaya diri tinggi dengan gangguan kepribadian.

Baca Juga  Lip Balm vs Lip Serum: Mana yang Tepat untuk Menjaga Kesehatan Bibir Anda?

Sedangkan seseorang baru bisa dikatakan NPD jika pola perilakunya menunjukkan rasa mementingkan diri sendiri yang ekstrem, butuh kekaguman berlebih, dan kurangnya empati terhadap lawan jenis.

Jika dia mengirim PAP hanya untuk dipuji (misal: “Gila, otot gue gede banget kan?”) dan dia tidak peduli dengan ceritamu atau tidak mau mendengarkanmu, itu bisa jadi tanda red flag.

Namun, jika dia mengirim PAP sebagai cara untuk berbagi cerita keseharian, bisa jadi dia hanya pria yang sangat ekspresif.

Ciri-ciri yang Harus Kamu Waspadai:
  • Love Bombing: Dia mengirimkan perhatian dan foto secara berlebihan di awal hanya untuk membuatmu “terjerat”, lalu tiba-tiba menghilang atau berubah dingin.

  • Hanya Fokus pada Dirinya: Semua obrolan selalu berujung pada kehebatan dirinya, fotonya, dan pencapaiannya di gym tanpa pernah menanyakan kabarmu.

  • Marah Jika Tidak Dipuji: Jika kamu tidak bereaksi atau tidak memuji foto ototnya, dia menjadi defensif atau marah.

Baca Juga  Rekomendasi Minuman Segar untuk Buka Puasa, Menghilangkan Dahaga dan Berenergi

Kalau kamu merasa nyaman dan memang suka melihat “pemandangan” otot atau kegiatan sehari-harinya, enjoy the ride! Inisiatif itu langka di zaman sekarang.

Tapi, kalau intensitasnya mulai terasa menyesakkan dan dia terlihat haus validasi yang nggak masuk akal, saatnya pasang batasan.

Ingat, hubungan yang sehat bukan cuma soal melihat wajah satu sama lain di layar, tapi soal koneksi dua arah yang seimbang. Jadi, dia beneran green flag atau cuma gym-narcissist? Kamu yang pegang kendalinya! (jhn)

- Advertisment -spot_img

Most Popular