BLITAR – Redistribusi tanah dalam program reforma agraria terus didorong Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) guna meningkatkan ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Fokus utama diarahkan pada pembagian tanah bagi petani miskin.
Wakil Menteri ATR/BPN, Surya Tjandra, menyampaikan pelepasan lahan untuk petani masih jauh dari target Presiden Joko Widodo. Hingga saat ini, ATR/BPN baru memproses sekitar 4 persen dari total lahan yang masuk dalam program redistribusi tanah.
1 2

