Namun, banyak orang tidak menyadari bahwa kebiasaan sehari-hari bisa memperparah kondisi ini. Lalu, apa saja penyebab mata minus bertambah dan bagaimana cara mencegahnya? Simak penjelasan berikut.
Penyebab Mata Minus Bisa Bertambah
- Terlalu Lama Menatap Layar
Penggunaan ponsel, komputer, atau televisi dalam waktu lama tanpa istirahat bisa membuat mata cepat lelah. Ketegangan mata (eye strain) ini dapat memperparah minus, terutama jika dilakukan terus-menerus setiap hari. - Membaca Terlalu Dekat
Membaca buku atau menatap layar terlalu dekat menyebabkan mata bekerja lebih keras untuk fokus. Kebiasaan ini sering terjadi pada anak-anak dan remaja yang sedang dalam masa pertumbuhan, sehingga minus bisa cepat meningkat. - Pencahayaan yang Buruk
Membaca atau bekerja di tempat dengan cahaya terlalu redup membuat mata memaksa diri untuk melihat dengan jelas, yang lama-kelamaan dapat memperburuk kondisi mata. - Kurang Paparan Cahaya Alami
Berdasarkan berbagai penelitian, anak-anak dan remaja yang jarang beraktivitas di luar ruangan memiliki risiko lebih tinggi mengalami peningkatan minus. Sinar matahari membantu perkembangan normal bola mata dan menjaga fokus penglihatan. - Faktor Genetik
Jika salah satu atau kedua orang tua memiliki mata minus, maka risiko anak mengalami hal yang sama akan lebih besar. Walau tidak bisa dicegah, gaya hidup sehat bisa memperlambat peningkatannya. - Tidak Menggunakan Kacamata dengan Resep yang Tepat
Menggunakan kacamata dengan ukuran lensa yang salah justru bisa memperparah kondisi mata. Lensa yang terlalu kuat atau lemah membuat mata terus beradaptasi dan bekerja lebih keras.
Cara Mencegah Minus Mata Bertambah
- Batasi Waktu Menatap Layar
Gunakan aturan 20-20-20: setiap 20 menit menatap layar, istirahatkan mata selama 20 detik dengan melihat benda sejauh 20 kaki (sekitar 6 meter). - Gunakan Pencahayaan yang Cukup
Pastikan ruangan memiliki pencahayaan yang memadai saat membaca, menulis, atau bekerja dengan komputer. Hindari cahaya yang terlalu redup atau terlalu terang. - Rutin Periksa Mata
Lakukan pemeriksaan mata setidaknya setahun sekali untuk memastikan ukuran lensa kacamata masih sesuai dan mendeteksi perubahan sejak dini. - Konsumsi Makanan Bergizi untuk Mata
Perbanyak makanan yang mengandung vitamin A, C, E, serta omega-3, seperti wortel, bayam, ikan salmon, telur, dan buah-buahan berwarna oranye. - Luangkan Waktu di Luar Ruangan
Paparan sinar matahari pagi sangat baik untuk kesehatan mata. Cobalah beraktivitas di luar selama 30โ60 menit setiap hari. - Gunakan Kacamata dengan Resep Dokter
Jangan asal membeli kacamata. Pastikan ukurannya sesuai hasil pemeriksaan optometri agar mata tidak bekerja lebih berat. - Tidur yang Cukup
Kurang tidur membuat otot mata tegang dan cepat lelah, yang bisa memperburuk penglihatan.
Mata minus tidak selalu bisa disembuhkan total, tetapi bisa dikendalikan agar tidak bertambah parah. Menjaga kebiasaan hidup sehat, mengatur waktu penggunaan layar, serta rutin memeriksa mata adalah langkah terbaik untuk mempertahankan kualitas penglihatan jangka panjang. (***)
1 2

